Text
Terjadinya Selat Bali = the making of Bali strait
Pada jaman dahulu kala, ada seorang pemuda bernama Manik Angkeran. Ayahnya seorang Begawan yang berbudi pekerti luhur, yang bernama Begawan Sidhimantra. Walaupun ayahnya seorang yang disegani oleh masyarakat sekitar dan memiliki pengetahuan agama yang luas, tetapi Manik Angkeran adalah seorang anak yang manja, yang kerjanya hanya berjudi dan mengadu ayam seperti berandalan-berandalan yang ada di desanya. Mungkin ini karena ia telah ditinggal oleh Ibunya yang meninggal sewaktu melahirkannya. Karena kebiasaannya itu, kekayaan ayahnya makin lama makin habis dan akhirnya mereka jatuh miskin. Ayahnya, Sidhimantra pun membantunya. Beliau menemui Naga Besukih yang memberikan sedikit hartanya. Manik Angkeran tak puas. Dia mendatangi Naga Besukih sendiri dan merampas harta Naga Besukih. Naga Besukih jadi murka dan menyemburkan apinya hingga Manik Angkeran jadi abu.
| 250226 | 398.206 DIA T | My Library (398) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain